Profil Perusahaan

  

Sebagai Badan Usaha milik Daerah PT. Food Station Tjipinang Jaya bergerak dalam bidang distribusi, penjualan, jasa pergudangan, pergudangan dalam resi gudang, jasa pertokoan, dan pengangkutan bahan pangan (beras). Menjalankan fungsinya menjaga ketahanan pangan di wilayah DKI Jakarta dan menjadi pusat informasi bahan pangan di Asia Tenggara. Food Station menjalankan kegiatan bisnisnya berdasarkan prinsip-prinsip tata kelola korporasi yang baik sehingga dapat berdaya saing yang tinggi di dalam era globalisasi.

Dengan pengalaman lebih dari 42 tahun, PT. Food Station Tjipinang Jaya berkomitmen untuk menjalankan kegiatan bisnisnya secara profesional dan penguasaan teknis yang tinggi mulai dari kegiatan hulu sampai hilir. Berorientasi pada kepentingan pelanggan juga merupakan suatu hal yang menjadi komitmen PT. Food Station Tjipinang, agar dapat berperan dalam memberikan nilai tambah bagi kemajuan dan pendapatan asli daerah serta peningkatan pendapatan bagi Petani.

Upaya perbaikan dan inovasi sesuai tuntutan kondisi global merupakan salah satu komitmen , PT. Food Station Tjipinang Jaya dalam setiap kiprahnya menjalankan peran strategis menjaga ketahanan pangan di wilayah DKI Jakarta dan sebagai pusat informasi bahan pangan di Asia Tenggara. Dengan inisatif dalam memanfaatkan sumber daya dan potensi yang dimiliki untuk melakukan terobosan dan pengembangan bisnis di samping bisnis utama yang saat ini dijalankannya, PT. Food Station Tjipinang Jaya bergerak maju dengan mantap untuk mewujudkan visi perusahaan, “ Menjadi Pusat informasi dan perdagangan bahan pangan Asia Tenggara”.

Mendukung visi tersebut, PT. Food Station Tjipinang Jaya menetapkan strategi jangka panjang perusahaan, yaitu :
Pengembangan areal PIBC :

  • Pusat bisnis nasional : beras, palawija dan lain-lain
  • Pergudangan (stock system) : beras dan palawija
  • Perhotelan
  • Apartemen
  • Rumah susun
  • Perkantoran


Pengembangan Pasar Induk Beras Cipinang menjadi :

  • Bamper pangan DKI Jakarta dan Nasional
  • Pasar beras yang modern di Asia Tenggara
  • Pusat pasar beras antar daerah dan antar pulau
  • Pusat data perberasan (dan palawija) untuk DKI Jakarta maupun nasional
  • Menjadi acuan harga bagi pasar beras dunia dan beberapa komoditi lainnya
  • Pusat pengembangan bursa komoditi (terutama beras)


Landasan yang kokoh digunakan Food Station dalam melaksanakan kiprahnya untuk mewujudkan visi dan misi perusahaan dengan menerapkan Tata Kelola Perusahaan yang sesuai dengan standar global best practice, serta dengan mengusung tata nilai korporat yang telah dimiliki dan dipahami oleh seluruh unsur perusahaan. Seiring dengan itu Food Station juga senantiasa menjalankan program sosial dan lingkungannya secara terprogram dan terstruktur, sebagai perwujudan dari kepedulian serta tanggung jawab perusahaan terhadap seluruh stakeholder-nya.

Pasar Induk Beras Cipinang diawali dari gagasan untuk melakukan perbaikan sistem pengadaan dan penyaluran beras serta pengendalian harga ( buffer stock ) di DKI Jakarta. PT Food Station Tjipinang Jaya ditetapkan sebagai pengelola tunggal Pasar Induk Beras Cipinang Tahun 1974. Berdasarkan SK Gubernur Kepala Daerah Khusus Ibukota Jakarta No. D. V.-a. 18/1/8/1974 tanggal 7 Maret 1974 tentang Pendirian Pasar Induk Beras Cipinang sebagai pusat perdagangan beras, gula, terigu, dan palawija atau jenis kacang-kacangan (termasuk kopi) beserta ketentuan kepengurusannya, selanjutnya berdasarkan SK Gubernur Kepala Daerah Khusus Ibukota Jakarta No. D. V.-b. 18/1/7/1974 tanggal 14 Maret 1974 tentang Penunjukan Perusahaan Angkutan untuk melaksanakan angkutan beras, gula dan palawija dari Pasar Induk Beras Cipinang Jakarta ke pasar-pasar dalam wilayah Daerah Khusus Ibukota Jakarta. Pada tahun 1989 dilakukan penyempurnaan ketentuan pengelolaan angkutan sesuai dengan SK Gubernur Kepala Daerah Khusus Ibukota Jakarta No. 1539 tanggal 10 November 1989 tentang Penyempurnaan ketentuan pengelolaan angkutan di Pasar Induk Sayur Mayur Keramat Jati dan Pasar Induk Cipinang.

Pada Tahun 2014 PT Food Station Tjipinang Jaya ditetapkan sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) secara resmi pada akhir bulan April 2014 melalui Keputusan DPRD Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta Nomor 6 tahun 2014.
Aktivitas pengadaan beras dan komoditi lainnya oleh PT. Food Station Tjipinang Jaya sepenuhnya dilakukan dengan bekerjasama dengan para produsen beras atau penggilingan padi di seluruh Indonesia ditujukan untuk mendukung program pemerintah dalam ketahanan pangan.

Potensi lahan pertanian Indonesia yang besar dikelola secara serius dimana saat ini PT. Food Station Tjipinang Jaya akan menjadi salah satu pengelola Kawasan Pangan Nasional. Sektor hilir PT. Food Station Tjipinang Jaya meliputi kegiatan pendistribusian pangan dan komoditi lainnya, penyewaan pertokoan dan pergudangan serta pergudangan dalam sistem resi gudang.

PT. Food Station Tjipinang Jaya akan masuk secara total dalam tata niaga beras sebagai buffer stock, pusat informasi beras untuk lingkup yang lebih luas. Memainkan peran lebih besar dalam menjaga stabilitas harga pangan dan bertransformasi menjadi sebuah pusat industri dan informasi bahan pangan di asia tenggara. Membangun perdagangan pangan elektronis yang memungkinkan pengembangan standardisasi kualitas, meniadakan mobilisasi produk yang tidak perlu yang pada gilirannya akan menurunkan biaya logistik dan transportasi.