Kab. Bandung Potensial Kembangkan Bawang Putih

Produksi bawang putih secara lokal berhasil dilakukan di Kabupaten Bandung, yang dilakukan secara kemitraan oleh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Agro Jabar dengan sejumlah kelompok petani setempat. Keberhasilan tersebut juga menunjukan bahwa di Kabupaten Bandung memiliki potensi pengembangan produksi bawang putih di Jawa Barat, untuk mendukung swasembada dan kedaulatan pangan.


Keberhasilan produksi bawang putih di Kabupaten Bandung tersebut, ditandai dengan panenan perdana bawang putih hasil kemitraan PT Agro Jabar dengan kelompok petani Putra Harapan, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung, Senin 4 Maret 2019. Panenan itu dihadiri Wakil Bupati Bandung Gun Gun Gunawan, Direktur Utama PT Agro Jabar Kurnia Fajar, Camat Cimenyan, Achmad Rizky, dan sejumlah kelompok tani.


Diketahui, pembudidayaan bawang putih secara lokal, juga berkaitan pelaksanaan Peraturan Menteri Pertanian no.16 tahun 2017, dimana perusahaan importir wajib menanam secara lokal sebanyak 5 persen dari volume diajukan. PT Agro Jabar selaku BUMD yang juga juga berbisnis sebagai importir bawang putih, juga melakukan kewajiban tersebut menanam bawang putih dengan bermitra dengan sepuluh kelompok tani di Kabupaten Bandung dan Kabupaten Garut.


“PT Agro Jabar tak ujug-ujug sebagai impotir bawang, karena juga berfungsi sebagai stabilisasi, menjadi importir karena bawang putih itu sempat ‘menyumbang’ inflasi. Sebagai fungsi salah satu badan usaha milik daerah milik Pemprov Jawa Barat, ditugasi melakukan stabilisasi harga pangan,” ujar Kurnia Fajar.


Swasembada bibit


Disebutkan, dengan kemitraan penanaman bawang putih dilakukan bermitra kelompok tani, menurut Kurnia Fajar, PT Agro Jabar dapat membantu pemerintah dalam swasembada bawang putih, termasuk swassembada bibit bawang merah yang dicita-citakan Kementerian Pertanian. Setelah swasembada bibit, harapannya tentu dapat mengurangi impor bawang putih, sehingga ikut mampu menciptakan kedaulatan pangan.


Wakil Bupati Bandung, Gun Gun Gunawan mengatakan, produksi bawang putih termasuk salah satu usaha pertanian yang cukup menjanjikan hasil usaha yang baik bagi para petani. Paling tidak, produksi bawang putih diharapkan mampu menjadi usaha yang dilirik para petani setempat secara antusias.


Berikutnya, kata Gun Gun, Pemkab Bandung juga berharap ada perusahaan untuk menjadi mitra untuk membangun kekuatan sektor hilir pertanian di Kabupaten Bandung. Melalui pembangunan pasca panen, diharapkan menjadikan pertanian menjadi usaha yang mensejahterakan masyarakat petani setempat.


“Yang jelas, Pemkab Bandung memberikan apresiasi PT Agro Jabar mau memberikan peluang usaha kepada kalangan petani di Kabupaten Bandung. Semoga kemitraan produksi bawang putih ini juga dapat berkembang lagi,” ujar Gun Gun.


(pikiran-rakyat.com)