PT Food Station Kenalkan berbagai Produknya kepada Komisi B DPRD DKI

Ada peristiwa menarik dalam Rapat Pembahasan dan Pendalaman Terhadap Rencangan Kebijakan Umum (KUA) serta Prioritas dan Plapon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Provinsi DKI Jakarta Tahun Anggaran 2020 di Ruang Rapat Komisi B DPRD DKI Jakarta, (05/11) lalu.

 

Di sela acara rapat tersebut Direktur Utama PT Food Station Tjipinang Jaya Arief Prasetyo Adi dan Direktur Keuangan Thomas Hadinata memperkenalkan produk-produk PT Food Station Tjipinang Jaya kepada anggota Komisi B.

PT Food Station Membangun Kemitraan Usaha di Bidang Persusuan yang sehat antara Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (KUKM) dengan Usaha Menengah/ Besar

Kementerian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (KUKM) menyoroti perkembangan usaha di bidang usaha susu dengan mengundang Food Station, GKSI (Gabungan Koperasi Susu Indonesia) dan Sukanda Jaya.

 

Menurut Staf Ahli Menteri Koperasi dan UKM bidang Hubungan Antar Lembaga, Abdul Kadir Damanik, "Peningkatan konsumsi produk olahan susu menjadi peluang bagi peternak susu di kelas usaha kecil dan menengah untuk mendistribusikan hasil perahnya ke perusahaan-perusahaan produsen produk olahan susu".

 

Seperti hal yang dilakukan Food Station, "Kita menyerap susu dari peternak GKSI lembang mencapai 1.7 juta liter/bulan untuk program KJP (Kartu Jakarta Pintar) Plus. Khusus DKI Jakarta setiap bulannya siswa/siswi penerima KJP mendapatkan susu UHT 24 pcs/bulannya yang mana bisa di konsumsi 1 pcs/harinya.