Bos Food Station: Banyak Tokoh Memuji Kinerja Kami

Jakarta - Direktur Utama PT Food Station Tjipinang Jaya, Arief Prasetyo Adi menyatakan, banyak tokoh yang memuji kinerja Food Station. Pujian tersebut, tentu merujuk kepada pencapaian yang diraih oleh BUMD sektor pangan tersebut.


"Banyak tokoh yang memuji kinerja kami. Kami juga sudah siap menjadi role model perusahaan lain dan siap jika sistemnya harus di-copy paste atau ditiru oleh perusahaan lain. Makanya, beberapa kali Food Station menjalin kerja sama dengan BUMN pangan, tak hanya Bulog ada juga Perhutani, Perindo, dan lainnya," kata Arief dikutip dari laman resmi Food Station, Senin (11/5/2020).


Kinerja keuangan PT Food Station juga mampu menorehkan catatan positif. Sepanjang 2019 , total pendapatan mencapai Rp2,1 triliun, dan total perdagangan Rp 2,1 triliun. Dari total perdagangan tersebut, sebesar Rp377,6 miliar berasal dari operasi pasar.


"Perdagangan operasi pasar ini untuk menjaga harga dan inflasi, jadi tidak menghasilkan margin," jelas Arief.


Selanjutnya, kata Arief, perdagangan dari pasar modern mencapai Rp 420,2 miliar, dan perdagangan tradisional sebesar Rp 1,7 triliun. Dengan capaian itu perseroan mencatatkan laba operasional sebesar Rp 72,1 miliar dan laba bersih sebanyak Rp 70,7 miliar.


Untuk kontribusi perdagangan, tambah Arief, sebanyak 98,1 persen berasal dari lini perdagangan dan hanya 1,9 persen saja dari sektor properti. Sementara kontribusi penjualan terbesar dari perdagangan tradisional sebanyak 62 persen, operasi pasar 18 persen, dan perdagangan modern 20 persen.


"Adapun untuk kontribusi penghasilan dari komoditasnya, beras masih yang tertinggi mencapai 61,10 persen, lalu susu 14,42 persen, telur 6,95 persen dan lainnya," ujar Arief


(hukumbisnis.net)