Mendorong Kerjasama Antar Daerah, Food station hadiri Rakorwil TPID Jember

Surabaya - Dalam rangaka evaluasi dan peningkatan kualitas program Tim Pengendali Inflasi Daeri (TPID) se-eks Karesidenan Besuki dan Lumajang (Sekarkijang), Bank Indonesia Perwakilan Kabupaten Jember menyelenggarakan Rapat Koordinasi Wilayah Tim Pengendalin Inflasi Daerah Sekarkijang yang diselenggarakan di Hotel Santika Surabaya, Jawa Timur. Kamis 13/2.


Dalam kegiatan ini, Bank Indonesia Jember Mengundang Tim Pengendalian Inflasi Daerah Sekarkijang yang terdiri dari lima kabupaten diantaranya Kabupaten Jember, Kabupaten Lumajang, Kabupaten Bondowoso, Kabupaten Situbondo dan Kabupaten Banyuwangi serta 22 produsen cabe dan beras.


Dengan Topik ''Mendorong Kerjaaama antar Daerah dalam pengendalian Inflasi Daerah" Bank Indonesia Jember juga turut mengundang PT. Food Station Tjipianang Jaya yang diwakili oleh Sekertaris Perusahaan Suratmin Suria Wijaya dan Perumda Pasar Jaya selaku BUMD Pangan DKI Jakarta sebagai pembicara dalam sesi diskusi dan peluang kerjasama antar Daerah.


Suratmin menyampaikan bahwa Food Station selaku BUMD Pangan DKI Jakarta memiliki peranan penting dan fungsi dalam menjaga stabilisasi harga pangan di Jakarta.


"Selain salah satu BUMD Pangan Pemprov DKI Jakarta, PT Food Station Tjipinang Jaya juga sebagai anggota TPID Provinsi DKI Jakarta. Kami siap untuk membantu berbagi pengalaman dalam mengelola pangan dan juga membuka peluang kerjasama untuk setiap daerah di Indonesia. Agar kesejahteraan pangan di Indonesia bisa merata dan menekan inflasi di Indonesia." Jelas Suratmin.


Suratmin menambahkan, peranan BUMD PT Food Station sangat penting sebagai ujung tombak pengendalian harga beras di DKI Jakarta.


"Food Station, saat ini bekerja mulai dari hulu dengan melakukan kontrak farming dan Perdagangan antar Daerah untuk menyediakan kebutuhan beras DKI Jakarta," Jelasnya.


Sebagai barometer perberasan nasional, ujarnya, PT Food Station mengemban amanat untuk menjaga stabilitas pasokan, stok, maupun harga beras di ibukota.


“Keberadaan TPID DKI didukung oleh sejumlah BUMD bidang pangan, antara lain PT Food Station dan dan PD Dharma Jaya bermain di hulu sedangkan Perumda Pasar Jaya di hilirnya,” tambahnya.


Asisten Perekonomian Kabupaten Jember, Arismaya Parahita menyampaikan, "Selain dihadiri para anggota TPID Sekarkijang dari lima wilayah, kegiatan ini dihadiri oleh 22 produsen beras dan cabai. Bagaimana cara agar para petani dan produsen beras yang ada disini bisa bekerjasama dengan Food Station.?" tanya Arismaya.


Suratmin menjelaskan peluang kerjasama antar daerah tentunya bisa dilaksanakan, terutama kerjasama dengan Food Station selaku BUMD Pangan DKI Jakarta.


"Bahwasannya Kami Food Station membuka lebar peluang kerja sama kepada para pelaku usaha ataupun para petani untuk melakukan B to B dengan Food Station, yang nantinya bisa dilanjutkan kerjasama antar daerah atau G to G.


Silahkan bapak atau ibu yang ingin bekerja sama dengan kami. Mungkin bisa berkunjung ke kantor kami untuk melihat langsung gudang produksi kami dan membawa sampel beras bagi bapak dan ibu yang ingin menjadi mitra kami. Nantinya juga ada tim Pengadaan kami yang akan kelahan untuk survey lokasi pertanian. tutup Suratmin.