Food Station Menjadi Narasumber Rapat Koordinasi TPID Se-Sumatera

Direktur Operasional Food Station Frans M. Tambunan menjadi narasumber dalam Rapat Koordinasi Wilayah TPID Provinsi Se- Sumatera di Kantor Perwakilan Wilayah Bank Indonesia Medan, Sumatera Utara.(18/9)

 

 

Didalam menangani inflasi daerah, Bank Indonesia khususnya di wilayah Sumatera ini melakukan koordinasi dengan TPID se- Sumatera. Seperti diketahui dibulan juli 2019, info Badan Statistik wilayah Sumatera mencatat laju inflasi mencapai 0,88%, andil inflasi tertinggi di kelompok bahan makanan sebesar 0,87 persen.

 

Hadir dalam rapat koordinasi yakni 2 BUMD pangan DKI Jakarta PT Food Station Tjipinang Jaya dan Perumda Pasar Jaya. Direktur Operasional Food Station Frans M. Tambunan bersama Direktur Usaha dan Pengembangan Pasar Jaya Anugrah Esa menjadi narasumber sebagai BUMD yang menjadi contoh berpengaruh dalam pengendalian Inflasi Daerah DKI Jakarta.

 

Didalam paparannya Frans mengatakan,"kami masuk pada tahun 2015 juga sama dengan BUMD lainnya, kami masuk lalu membenahi hampir keseluruhan peraturan serta merubah sumber daya manusia menjadi yang lebih baik. Alhasil BUMD DKI Jakarta yang menjadi anggota TPID DKI Jakarta berhasil mendapatkan predikat TPID terbaik se Jawa-Bali dan inflasi DKI Jakarta di tahun 2018 yakni 2,23 dibawah inflasi nasional sebesar 3,24".

 

Untuk di wilayah Sumatera harus dilakukan pembenahan BUMD di Sumatera seperti yang dikatakan Wakil Gubernur Sumatera Utara Musa Rajekshah, "Untuk dapat mengendalikan Inflasi Daerah kita punya 2 pilihan. Yang pertama membentuk badan tertentu dari awal yang sulit secara administrasi atau yanng kedua membenahi BUMD yang ada. Sore ini kami ingin mengumpulkan para BUMD agar kami bisa share apa yang sudah disampaikan Food Station dan Pasar Jaya".

 

Seperti yang disampaikan Frans didalam paparannya yaitu diharapkan dengan koordinasi TPID se-Sumatera ini dapat meningkatkan peran BUMD yang sebenarnya sehingga tujuan dari BUMD yakni meningkatkan perekonomian, pengadaan barang & jasa serta memperoleh laba dapat dijalankan dengan baik.