Stok Beras PIBC Dapat Dukungan dari Bulog

Stok atau persediaan beras di Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC) terus mendapat dukungan dari Perum Bulog. Selain itu, PIBC juga mendapat pasokan dari sejumlah daerah produsen beras, seperti di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

 

Pernyataan tersebut disampaikan Direktur Utama PT Food Station Tjipinang Jaya Arief Prasetyo Adi dalam rangka mengantisipasi fenomena menurunnya pasokan beras di sejumlah wilayah di Indonesia.


Menurut Arief, selaku pengelola PIBC, PT Food Station selama ini mengambil beras dari sentra produksi, seperti di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Bahkan, ujarnya, kini PT Food Station juga mengandalkan pasokan dari Perum Bulog untuk melakukan stabilisasi harga di daerah Ibu Kota.


"Kami sudah membeli beras dari Sidrap (Sulawesi Selasan) sekitar 200 kontainer dan Pare-Pare sekitar 100 kontainer dan 200 kontainer lain dari Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Tengah," kata Arief.


Untuk menambah stok, Arief melanjutkan, PT Food Station juga menambah pasokan beras dari Demak dan Sragen Jawa Tengah dalam waktu dua sampai tiga pekan lagi. Saat ini, katanya, dua daerah ini sudah mulai memasuki masa panen. Sementara untuk panen raya padi diprediksi baru akan terjadi di akhir Februari 2018.


Dengan demikian, Arief mengaku tida tidak begitu mengkhawatirkan persediaan beras di PIBC. Sebab, kata dia, stok saat ini masih di atas 30.000 ton.


Menurut Arief, persediaan sebesar ini cukup untuk melakukan stabilisasi harga beras di wilayah DKI Jakarta. Apalagi, ujarnya, saat ini PT Food Station juga masih mendapatkan pasokan beras dari Bulog dalam rangka menggelar operasi pasar (OP).


Pada akhir tahun lalu pihaknya memesan 75.000 ton beras dari Bulog.Untuk melakukan stabilisasi harga, ujarnya, gelaran OP PT Food Station sudah mendistribusikan 33.115 ton beras medium di IR3 di harga Rp 8.800 per kg.


PT Food Station juga akan mendapat tambahan pasokan dari Bulog sebanyak 6.000 ton sampai 7.000 ton. "Minggu depan akan masuk lagi 6.500 beras medium Bulog ke pasar Induk Cipinang," kata Arief.