Penyelundupan 22 ton Beras asal India Berhasil Digagalkan

Kepolisian Resor Kota Pariaman, Sumatera Barat, akan melakukan uji kelayakan bersama Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) terhadap penemuan 22 ton beras selundupan asal India yang diamankan pihak kepolisian.

Denmark Tertarik Investasi di Sektor Pertanian

Menteri Lingkungan dan Pangan Denmark Esben Lunde Larsen mengunjungi Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman untuk menawarkan kerja sama dan investasi di sektor pangan.

 

"Denmark telah berinvestasi lama di Indonesia," kata Menteri Larsen di kantor Kementerian Pertanian, beberapa waktu lalu.

 

Di sektor pertanian, Larsen tertarik berinvestasi untuk mengembangkan peternakan di Indonesia, seperti peternakan babi, peternakan sapi perah, serta sejumlah komoditas pertanian lain yang berkembang di Indonesia.

 

Saat ini Denmark telah menanam investasi sedikitnya US$ 50 juta. Investasi itu untuk sektor energi, lingkungan, dan pengembangan pertanian di Indonesia. Nantinya, Menteri Larsen juga menawarkan transfer teknologi pertanian modern yang dimiliki Denmark.

 

Harapan Larsen, kerja sama antarkedua negara ini dapat meningkatkan perdagangan dan investasi di Indonesia dan Denmark. Dia ingin produktivitas pangan di Indonesia semakin tumbuh dengan adanya pengembangan bidang teknologi pertanian. Nantinya Denmark akan memboyong perusahaan pertanian dengan teknologi modern untuk investasi di Indonesia.

 

Menteri Amran menanggapi kerja sama tersebut dengan menyiapkan 2 juta hektare lahan untuk investasi di sektor pertanian. Luasan lahan itu untuk penanaman jagung dan gula, juga sektor peternakan.

 

"Nanti juga akan ada transfer teknologi yang diharapkan bisa menguntungkan petani Indonesia," kata Amran.

Amran menambahkan, transfer teknologi ini bagian dari program Presiden Joko Widodo dalam mengembangkan sektor pertanian. "Kami juga diundang ke Denmark untuk terlibat transfer teknologi."

 

(Tempo)

Beras Organik Banyuwangi Tembus Pasar AS dan Belanda

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi terus berkomitmen meningkatkan nilai tambah sektor pertanian. Salah satunya, dengan menjadikan area persawahan di bagian barat kabupaten berjuluk The Sunrise of Java ini sebagai sentra pertanian padi organik.

Beras Organik Banyuwangi Tembus Pasar AS dan Qatar

Kelompok Tani Mendo Sampurno di Desa Sumberbaru Kecamatan Singojuruh, Banyuwangi Jawa Timur, mencatat ada 20 jenis padi organik lokal yang dikembangkan melalui plasma nutfah. Hasil produksi dari persilangan jenis padi lokal itu tergantung berdasar ketinggian. Dengan metode System of Rice Intensification (SRI), diketahui hasil panennya mencapai 9 ton per hektar (ha).