Indonesia Harus Siap Hadapi Pasar Bebas ASEAN

Menghadapi Pasar Bebas ASEAN pada akhir 2015 mendatang, Indonesia harus siap bersaing dengan negara ASEAN terutama dalam harga jual pangan. Tidak hanya Malaysia dan Singapura yang menjadi negara pesaing terberat dalam persaingan harga pasar, namun Thailand pun sepertinya harus diwaspadai.

 

 

Ternyata, Thailand menjadi negara yang mampu memproduksi lebih dari 17 juta ton beras per tahun untuk diekspor. Harga yang ditawarkan pun sangat menggiurkan, yaitu hanya sebesar Rp 4.000.

 

"Thailand ada 17 Juta ton beras dengan harga Rp 4.000, sedangkan Indonesia Rp8.000. Ini yang harus dibentengi. Kalau tidak berbahaya, pada pasar bebas akan kalah bersaing," kata Menteri Pertanian (Menpan) RI, Amran Sulaiman.

 

Jika dihitung dari jumlah lahan pangan yang digunakan di Indonesia bisa memproduksi sekitar 170 ribu ton beras. Konsumsi beras per tahun di Indonesia hanya mencapai sekitar 60 ribu ton. Sehingga, 100 ribu ton bisa digunakan untuk diekspor ke luar negeri.

 

"Yang penting infrastruktur diperkuat pasti bisa, cuma harus bersinergi. Ada 49 ribu orang yang mau bekerjasama. Kalau irigasi diperkuat selama 3 tahun dan tidak ada pupuk yang terlambat, Indonesia bisa memproduksi 100 juta ton ke depan selama 5-10 tahun," tandasnya.(rmolsumsel.com)