Pemerintah Vietnam Ajarkan Siswa Bertani Sejak Kecil

Pertanian di Vietnam berkembang dengan pesat. Keberhasilan negara ini dalam mengembangkan pertanian dan mengatasi masasalah pangan serta sebagai salah satu negara pengekspor beras yang patut dicontoh.


Keberhasilan ini tidak lepas dari berbagai kebijakan pemerintah Vietnam seperti investasi di bidang penelitian pertanian dan mengembangkan teknologi. Di samping itu, petani di Vietnam diberi kemudahan dan subsidi sehingga mereka antusias tinggi untuk tidak meninggalkan profesinya.


Penduduk Vietnam sedari kecil juga dikenalkan dengan pertanian. Contohnya adalah Farming Kindergarten atau Taman Kanak-kanak Pertanian yang didesain oleh Vo Trong Nghia Architects.


Terletak di lahan seluas 3.800 meter persegi, Farming Kindergarten merupakan sebuah karya arsitektur mengejutkan. Proyek ini, secara tidak langsung, mencoba untuk mengembalikan kekuasaan pada rakyat.


TK ini berusaha untuk memasukkan dua kegiatan paling penting untuk anak-anak, yaitu belajar dan menanam bahan makanan.


Gedung ini terletak di Bien Hoa, Dong Nai, Vietnam. Menurut arsiteknya, TK Pertanian terletak di sebelah pabrik besar, yaitu tempat bekerja para orang tua dari 500 anak-anak yang terdaftar.


Dalam rangka menjaga dan menjalin hubungan yang lebih dalam dengan lingkungan alam, TK Pertanian memiliki konsep sebagai gedung hijau yang berkelanjutan, menyediakan makanan dan pengalaman pertanian untuk anak-anak, serta taman bermain yang luas.


Gedung beratap hijau dan berbentuk cincin kembar tiga ini saling bertautan sehingga menciptakan tiga halaman bermain yang aman. Baru-baru ini, sebuah kebun sayur eksperimental dibangun di atasnya. Lima jenis sayuran yang berbeda ditanam di kebun berukuran 200 meter persegi untuk mengedukasi anak-anak tentang pertanian.


Terdapat satu sisi atap yang menurun ke halaman untuk menyediakan akses bagi siapapun ke kebun sayuran di atap gedung tersebut. Di sana, anak-anak bisa belajar pentingnya pertanian dan memulihkan hubungan dengan alam.


Dirancang untuk memaksimalkan cahaya dan asupan udara segar, taman kanak-kanak modern ini dibungkus oleh fasad tanaman hijau. Tidak hanya itu, berbagai fiturnya pun ramah lingkungan, seperti pemanas air memanfaatkan tenaga surya. Sementara air limbah didaur ulang dari pabrik terdekat untuk digunakan sebagai irigasi dan menyiram toilet.


Selain berpartisipasi pada kesehatan, fungsi-fungsi di dalam gedung ini juga memberikan edukasi pada anak-anak.
Di TK ini, siswanya diajari bagaimana menanam dan memanen hasil yang ditanamnya. Kurang lebih 500 siswa belajar di TK tersebut. Energy yang digunakan adalah tenaga surya sehingga ramah lingkungan.

 

(Wartaagro.com)