Produksi Beras Dunia Tahun Ini Diprediksi Anjlok

Musim kering yang di beberapa kawasan cukup parah membuat dunia terancam kekurangan pasokan beras yang secara otomatis akan meningkatkan harga.

 

Cuaca panas dan kekeringan yang dibawa fenomena El Nino langsung memberi dampak negatif terhadap produksi beras di India, Pakistan, Thailand dan Vietnam yang menghasilkan 60 persen persediaan beras dunia.

 

Produksi beras di negara-negara tersebut juga diperkirakan menurun hingga 19 juta ton hingga akhir tahun ini. Padahal pada 2013, produksi beras dunia mencapai 43 juta ton.

 

"Tak ada keraguan lagi bahwa pasokan beras akan sangat terbatas dan kondisi ini akan memengaruhi permintaan pasar," kata Dr Saramendu Mohanty dari Institut Riset Beras Internasional (IRRI).

 

"Masa krisis ini tergantung dengan apa yang terjadi para musim hujan mendatang. Jika kekeringan berkepanjangan di Indonesia dan India maka masalah besar di depan mata," tambah Saramendu.

 

Musim hujan di India berlangsung antara Juli hingga September dan memasuk sebagian besar curah hujan tahunan di negeri itu.

 

"Saat ini situasi tak akan seburuk pada 2008 namun negara-negara yang terdampak harus bertindak rasional dan tidak panik, serta harus belajar dari pengalaman masa lalu," lanjut Saramendu.

 

Pada 2008, akibat fenomena alam El Nino, juga mengakibatkan krisis beras sehingga membuat India memberlakukan larangan ekspor beras.

 

Akibatnya, ketersediaan beras di pasar dunia menipis sehingga melambungkan harga beras menjadi 1.000 dolar AS atau sekitar Rp 13 juta per ton.

 

(Kompas)