BUMN Perum Perindo Ekspor Ikan ke Vietnam

Perum Perikanan Indonesia (Perum Perindo) kembali realisasikan ekspor ikan senilai USD 65.142 ke Vietnam. Adapun komoditas ikan tahap pertama yang dipasarkan sebanyak 8.000 Kg ikan goldband sanpper atau anggoli, dan grouper atau kerapu. Tahap berikutnya diekspor kurang lebih 16 ton bahan baku yang sama dengan kontainer 40 feet.

"Kegiatan ekspor ikan merupakan komitmen kami untuk terus meningkatkan pasar ekspor, ini juga bentuk dari dukungan kami terhadap Nelayan Indonesia dengan menjual hasil Perikanan Indonesia ke berbagai negara," kata Direktur Operasional Perum Perindo, Farida Mokodompit, melalui keterangannya di Jakarta, Minggu (29/9).

 

Dia mengatakan, ekspor ikan yang dilakukan juga bersertifikat Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP), dengan pengertian ikan-ikan yang diekspor telah memenuhi standard keamanan pangan yang efektif.

"Kegiatan ekspor ikan juga merupakan upaya kontribusi Perum Perindo sebagai penyumbang devisa dari sektor perikanan sejalan dengan program pemerintah," katanya.

Kegiatan ekspor dilakukan dari Kantor Cabang Brondong Perum Perindo dan melalui jalur laut dari Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Estimasi tiba di Ho Chi Min Vietnam diperkirakan pada 10 Oktober 2019.

Informasi saja, Perum Perindo merupakan BUMN bidang Perikanan yang telah 29 tahun beroperasi dengan fokus 3 lini usaha di antaranya Kepelabuhan, Budidaya, Perdagangan. Kinerja perusahaan juga terus mengalami peningkatan pendapatan hingga capaian angka 1 triliun di tahun 2018, dan sebagian besar ditopang dari perdagangan ikan hasil pembelian dari nelayan seluruh wilayah tanah air.

(Merdeka.com)