Sumut Bantu 2.500 Ekor Sapi, Kementan Berikan Asuransinya

Untuk mendukung swasembada daging sapi Nasional, Provinsi Sumatera Utara melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan melakukan terobosan dengan memberi bantuan sapi dan kerbau kepada masyarakat peternak sebanyak 2.500 ekor lebih pada tahun 2019 melalui dana APBD.


"Setiap kelompok peternak yang mendapatkan bantuan ternak tersebut diwajibkan mengikuti program asuransi usaha ternak sapi/kerbau (AUTS/K)," kata Kabid Peternakan Drh. Nurdin Efendi saat melakukan Sosialisasi Peningkatan Kemitraan dan Investasi Usaha Peternakan, sekaligus melakukan bimbingan teknis penggunaan Sistem Informasi Asuransi Pertanian (SIAP), di grandkanaya hotel Medan (5/3).


Pada kesempatan tersebut, Kasubdit Pemberdayaan Permodalan dan Asuransi Pertanian, Waluyo, SE, MM, memberikan dukungan dan motivasi bagi stakeholder pelaku bisnis peternakan untuk ikut asuransi ternak sapi. “Kita semua tahu bahwa risiko berusaha di bidang peternakan begitu rentan, misalnya sapi terkena penyakit, yang menyebabkan kematian, serta rawan pencurian, sehingga perlu ada upaya khusus untuk melindungi peternak dan keberlangsungan usaha ternak tersebut, sesuai dengan Undang-Undang No 19 Tahun 2013 tentang perlindungan dan pemberdayaan petani dan Permentan No 40 Thn 2015 tentang Asuransi Pertanian.

Pada tahun 2019 pendaftaran peserta Asuransi pertanian untuk usaha ternak sapi dan kerbau telah menggunakan aplikasi dengan nama Sistem Aplikasi Asuransi Pertanian (SIAP), dimana melalui sistem ini diharapkan para petugas peternakan dapat kemudahan untuk melakukan proses pendaftaran dan klaim asuransi peternakan. Pelaksanaan bimbingan teknis ini dilaksanakan selama 2 hari dan diikuti oleh perwakilan dari masing-masing Dinas Peternakan Kabupaten/Kota se Sumatera Utara. “Kami berharap dengan bimbingan teknis pelaksanaan Aplikasi SIAP dapat mempercepat pendaftaran para peternak di lapangan, sehingga target pelaksanaan perlindungan asuransi ternak sapi/kerbau di Sumatera Utara dapat segera direalisasikan, ucap Kabid Peternakan Drh. Nurdin Efendi.

Pelatihan Aplikasi ini dilakukan oleh instruktur IT dari PT. Asuransi Jasindo Cabang Medan, sebagaimana pelaksana dilapangan, kami berkewajiban untuk memastikan penginputan pendaftaran peserta dengan sistim aplikasi online, dan dipastikan aplikasi ini dapat dijalankan karena hampir semua petugas peternakan sudah terkoneksi dengan Internet, ujar Sitorang Kepala Cabang Jasindo Medan.


Suliha,SP petugas peternakan perwakilan dari Kabupaten Batubara yang mengikuti pelatihan ini, mengatakan, “Aplikasi SIAP ini sangat memudahkan kami untuk melakukan pendaftaran karena berbasis online, sehingga penginputan data peserta peternak bisa di lakukan dimana saja bisa dengan ponsel android.


Alhamdulillah pada pelatihan ini, ada petugas perwakilan kabupaten yang sudah membawa daftar calon peserta asuransi peternakan sehingga langsung dapat di input sampai proses penerbitan polis ternak sebanyak 550 ekor dari Kabupaten Batu Bara dan Kabupaten Serdang Bedagai.

(tabloidsinartani.com)