Kubis Indonesia Mulai 'Jajah' Malaysia, Sukses Ekspor 25 Ton

Dari 147 jenis produk pertanian unggulan ekspor asal Sumatera Utara, kubis asal Berastagi merupakan komoditas hortikultura terbesar. Hingga saat ini ada 5 negara tujuan ekspor kubis asal Berastagi yakni Taiwan, Malaysia, Jepang, Singapura, Korea Selatan.


Hal tersebut diungkapkan Kepala Badan Karantina Pertanian (Barantan), Ali Jamil saat melepas ekspor 25 ton kubis ke Malaysia, Rabu pekan lalu.


Jamil menjelaskan bahwa dari data statistik Karantina Belawan, ekspor kubis yang keluar dari pelabuhan Belawan selama 5 tahun terakhir terus mengalami peningkatan, kecuali ditahun ke 3 yang mengalami penurunan disebabkan kondisi alam pasca erupsi Sinabung.


Di tahun pertama misalnya, 2012, ekspor kubis sebesar 11.747 ton dengan nilai Rp 35.243 miliar rupiah. Kemudian hingga tahun kemarin berhasil menyentuh sebesar 15.228 ton dengan nilai Rp 45,906 miliar rupiah.


"Adapun penurunan selama 2 tahun terakhir kemarin disebabkan semakin ketatnya persyaratan keamanan pangan dari negara tujuan ekspor, terutama Jepang, Korea Selatan dan Singapura yang memiliki standar syarat keamanan pangan yang cukup tinggi," jelas Jamil melalui keterangan tertulisnya, Senin (4/3).


Untuk mengatasi hal ini, di awal tahun 2019 Kementerian Pertanian melalui Barantan melakukan pendampingan kepada para eksportir guna memenuhi persyaratan ekspor. Termasuk kepada petani kubis di Brastagi, Kabupaten Karo ini melalui Karantina Belawan dilakukan mitigasi Organisme Penggangu Tumbuhan (OPT) melalui inline inspection.


Pendampingan mulai dari pertanaman kemudian penanganan pasca panen sampai ke pengangkutan agar sesuai dengan persyaratan negara tujuan ekspor.


"Penerapan inline inspection insyaallah dapat menjadi solusi untuk kembali meningkatkan volume ekspor kubis asal Sumatera Utara," ungkap Jamil.


Selain kubis, pelepasan ekspor melalui pelabuhan Belawan ini juga bersamaan dengan 19 produk lainnya dengan total nilai Rp 272,166 miliar rupiah. Mulai dari kopi sampai kayu olahan.


(jawapos.com)