Negara Pengimpor Beras Terbesar di Dunia, RI Posisi Berapa?

Beras merupakanan makanan pokok masyarakat Indonesia. Untuk mencukupinya, pemerintah pun melakukan berbagai upaya. Mulai dari menggenjot produksi hingga mengambil langkah impor saat stok menipis sementara produksi kurang.

Tak hanya Indonesia, beberapa negara di Asia selama ini juga masih mengimpor beras untuk memenuhi kebutuhannya. Lima negara terbesar pengimpor beras mempengaruhi presentase 30 persen dari total sirkulasi perdagangan beras.

 

Artikel soal negara pengimpor beras ini pun menuai perhatian pembaca Liputan6.com. Berikut daftar lengkap Top 3 di kanal bisnis, Kamis (28/1/2016):

1. Negara Pengimpor Beras Terbesar di Dunia, RI Posisi Berapa?Beras merupakan salah satu bahan makanan pokok yang menjadi bahan makanan dari sebagian besar penduduk Asia. Tak heran jika banyak perekonomian negara di Asia bergantung dari harga dan kualitas dari beras yang beredar di pasaran.Beberapa kebijakan negara pengkonsumsi beras juga terus digencarkan agar mampu mengontrol harga bahan makanan satu ini di pasaran.Melansir data dari Worldatlas.com, Rabu (27/1/2015), lima negara terbesar pengimpor beras mempengaruhi presentase 30 persen dari total sirkulasi perdagangan beras. Smentara Negara lain yang masuk dalam peringkat 10 besar mampu mempengaruhi 50 persen dari total impor beras di dunia.Sebagian besar negara pengimpor beras terbesar tersebut terletak di benua Asia. Lalu negara mana sajakah itu? Berikut daftarnya.

Sebagian besar negara pengimpor beras terbesar tersebut terletak di benua Asia. Lalu negara mana sajakah itu? Berikut daftarnya:

10. Malaysia Total volume impor: 1 juta ton

9. Senegal Total volume impor: 1,1 juta ton

8. Irak  Total volume impor: 1,2 juta ton

7. Uni Eropa  Total volume impor: 1,5 juta ton

6. Saudi Arabia Total volume impor : 1,5 juta ton

5. Indonesia Total volume impor: 1,6 juta ton

4. Iran Total volume impor: 1,6 juta ton

3. Filipina Total volume impor: 1,8 juta ton

2. Nigeria Total volume impor: 3,0 juta ton

1. China Total volume impor: 4,7 juta ton

 

 

(liputan6.com)