Kementan persiapkan cetak sawah 600.000 hektare bersama BUMN

Sejalan dengan instruksi Presiden Joko Widodo, Kementerian Pertanian tengah mempersiapkan kerja sama pembukaan lahan pertanian atau cetak sawah seluas 600.000 hektare yang akan digarap bersama Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menyebutkan bahwa Presiden Jokowi telah meminta agar BUMN dapat mengoptimalisasi lahan gambut menjadi sawah sebagai antisipasi terjadinya kekeringan dan ancaman kelangkaan pangan, seperti yang diperingatkan Organisasi Pangan dan Pertanian (FAO).

Kementan Ungkap 7 Provinsi yang Defisit Beras

Kementerian Pertanian melaporkan adanya tujuh provinsi yang mengalami defisit beras. Kondisi ini terjadi lantaran ketersediaan beras di wilayah tersebut masih berada di bawah kebutuhan seiring belum tersalurnya pasokan dari daerah yang surplus.

Direktur Jenderal Tanaman Pangan, Kementerian Pertanian Suwandi menjelaskan bahwa ketujuh provinsi yang mengalami defisit tersebut mencakup Kepulauan Riau, Bangka Belitung, Kalimantan Utara, Maluku, Maluku Utara, sebagian Papua Barat, serta sebagian Papua.

Mentan Pastikan 250.000 Ton Gula Impor Datang di Akhir Ramadhan

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menjelaskan persoalan tiga komoditas bahan pangan menjelang lebaran 2020. Ada pun ketiga komoditas tersebut seperti bawang putih, daging sapi dan gula.

Pria kelahiran Makassar ini menuturkan, pihaknya terus berupaya untuk memastikan stok pangan pada saat lebaran cukup. Khusus untuk pasokan gula pasir, Syahrul memastikan 250.000 ton raw sugar atau gula mentah akan tiba di akhir Ramadhan.
“Proses gula pasir masuk bahkan berproses cukup kuat dari raw sugar ke gula putih 250.000 ton sudah tersedia. Insyaallah dengan doa bersama Kementan sangat yakin stok pangan kita khususnya beras dalam keadaan tersedia, aman, terkendali,” katanya saat menyampaikan melalui video virtual, Minggu (26/4).