Kementan Gandeng Gojek, Beli Sembako Bisa via Daring

JAKARTA - Gojek Indonesia menandatangani kerja sama dengan Badan Ketahanan Pangan, Kementerian Pertanian. Kerja sama dilakukan agar sembako murah yang tersedia di Toko Tani milik Kementan bisa dibeli pelanggan secara daring lewat aplikasi Gojek.


Chief Corporate Affairs Gojek Nila Marita menuturkan melalui kerja sama ini masyarakat dalam waktu dekat akan semakin mudah mendapatkan bahan pangan di tengah pandemi virus corona.


“Melalui kerja sama ini, masyarakat dalam waktu dekat akan semakin mudah mendapatkan bahan pangan selama pandemi Covid-19,” katanya dalam keterangan resmi, Senin (6/4/2020).


Lebih lanjut, terangnya, kerja sama ini sejalan dengan prioritas Kementerian Pertanian untuk menjaga pasokan dan ketersediaan kebutuhan bahan pokok selama masa pandemi Covid-19 di Indonesia.


Adapun, pembelian di aplikasi Gojek dilakukan dalam tujuh tahap. Pertama, pembeli membuka aplikasi Gojek dan pilih menu Goshop. Kedua, klik pesanan sekarang. Ketiga, ketik Toko Tani Indonesia Center.


Keempat, klik tambah belanja. Kelima, pesan barang sesuai petunjuk kemudian simpan. Keenam, jika ingin menambah barang, klik tambah belanjaan setelah selesai klik lanjut. Lalu ketujuh, klik order Goshop.


Selain itu, ada promo paket delivery yang ditawarkan oleh P4SMart yang didukung oleh Kementan. P4Smart ini menyediakan paket sembako seharga Rp150.000 untuk mendapatkan delapan bahan pangan, masing-masing 1 kg. Delapan bahan pangan tersebut yaitu kentang, cabe merah keriting, wortel premium, pare premium, terong hijau, jagung semi, cabe hijau besar, dan tomat buah.


Pihak Kementerian Pertanian juga sudah mulai mengiklankan pembelian sembako secara online ini. Sejumlah bahan pangan dijual lebih murah dibandingkan harga di pasar lain. Di antaranya seperti beras Rp8.800 per kg, gula pasir Rp12.500 per kg, bawang putih Rp32.000 per kg, bawang merah Rp 25.000 per kg.


Lalu ada juga daging ayam Rp30.000 per kg, daging sapi Rp75.000 per kg, telur Rp23.500 per kg, minyak goreng Rp11.000 per kg, dan cabe merah keriting Rp25.000 per kg. Namun, harga-harga ini dapat berubah sewaktu-waktu seiring dengan pergerakan harga bahan pokok di pasar.


(ekonomi.bisnis.com)